jalan-jalan korea selatan

Kenapa dengan makanan di Korea??? Mungkin pertanyaan ini membuat kita sebagai muslim traveler khawatir untuk jalan-jalan kesana. Saya sering nonton film atau drama Korea yang biasanya masyarakatnya itu makan daging anjing, kucing bahkan gurita (sannakji) hidup pun dimakannya, kalo kamu pengen tau gimana coba aja deh nonton salah satu film Thailand Hello Stranger, gokilll hehe

Hari itu tanggal 4 April 2017, yaaa 4 April adalah satu-satunya hari dimana kami mencicipi makanan “halal” selama 9 hari kami berada di Korea. Bayangin coba dari tanggal 2 sampai 10 April kami makan apa saat kami berada diluar penginapan. Bagi saya untuk mendapatkan makanan halal di korea susah-susah gampang, kenapa? Jawabannya tergantung daerah mana kita tinggal selama berada di Korea.

Ada satu kawasan yang sudah tidak asing lagi bagi muslim traveler kalo pengen jalan-jalan disana, yaitu  Itaewon-dong (dong – permukiman). Itaewon ini terkenal karena banyak terdapat restoran muslim yang dibuka oleh imigran asing seperti dari India, Turki dan beberapa negara dari Timur Tengah. Itaewon ini terletak di distrik Yongsan-gu, kota Seoul.
 

jalan-jalan korea selatan
Itaewon-dong

Sore itu kami berlima geng seoulbackpackers yang terdiri dari saya, kak eva, kak gege, linda dan bg yudi berpisah di Yeouido station. Saya bersama kakge dan linda mau melanjutkan perjalanan ke Itaewon dan kak eva n bg yudi mereka berdua mau ketemuan sama partner kerja nya ka eva orang Korea.
 

jalan-jalan korea selatan
Trek subway Yeouido – Itaewon

Tiba di Itaewon station, kami berjalan kaki menuju masjid islamic center nya Korea yang terletak di distrik ini. Saat dalam perjalanan, kami singgah di pos polisi untuk menanyakan dimana alamat masjid tersebut. Polisi di Korea itu pada care dan sangat tahu betul posisinya masing-masing sebagai apa saat polisinya menampakan peta dimana letak masjid tersebut. Ok, keluar dari kantor polisi kakge mau narik uang won di mesin atm disamping kantor pak polisi, hehe
 

jalan-jalan korea selatan
Mau narik berapa nih kak, wkwk

Baru keluar dari mesin atm kami melihat seorang laki-laki paruh baya yang terbaring kesakitan yang berasal dari Pakistan. Feelingsaya mengatakan ini traveler juga nih yang nyasar terus jatuh sakit (mungkin kehabisan uang saku kali yaaaah). Sontak lalu saya memanggil polisi yang kebetulan kantornya hanya berjarak beberapa meter dari tkp, sungguh pemandangan yang sangat emosional kami rasakan saat itu.

Setelah itu pak polisinya ngucapin kamsahamnida sama kami, hehe terus saya ngajak poto bareng deh sama pak polisinya. Ganteng loh, oppa ini 😀 oppa Indo vs oppa Korea
 

jalan-jalan korea selatan
Sah siap ini kami jadi aktor drakor, wkwk

Lanjut deh kami jalan kaki ke masjid sambil moto-moto cwe yang super kece.
 

jalan-jalan korea selatan
Miss. Topi loses french


jalan-jalan korea selatan

Setelah kami jalan antara gang masuk ke gang akhirnya kami sampai juga di masjid Seoul ini. Masjid ini secara posisi lebih tinggi dibanding bangunan lain disekitarnya, ibarat hacking naik ke gunung hehe. Sesampainya di depan gerbang masjid, kami harus menaiki tangga lagi untuk bisa sampai diatas atau halaman masjid.
 

jalan-jalan korea selatan
Gerbang masuk masjid Seoul


jalan-jalan korea selatan
Berpoto di depan masjid islamic center nya Korea, best couple ijo-ijo*

jalan-jalan korea selatan

Sampai di pelataran masjid, kami disambut baik oleh ketua pengurus masjid. Alhamdulilah  ternyata bapak ini warga Korea yang sudah menjadi muallaf dan sangat fasih berbahasa Arab. Saya lupa nama bapak ustadz ini, tapi beliau sangat baik sama kami untuk beberapa obrolan yang hangat di sore itu.

jalan-jalan korea selatan


jalan-jalan korea selatan

Beliau sangat antusias menyambut kami dan berbicara banyak hal. Seolah-olah seperti menyambut kedatangan kami, beliau dengan setelan formal menceritakan gimana islam di bumi Korea. Sesuai dengan namanya sebagai Islamic Center, di dalam komplek masjid ini terdapat Prince Sulthan Islamic School dan beberapa ruang yang dijadikan sebagai perpustakaan, ruang pertemuan dan pusat kajian islam di Korea.

Dari beliaulah saya tau bahwa imam besar masjid ini merupakan seorang ustadz yang berasal dari Indonesia. Waaaww.. seketika seneng mendengar hal itu. Lalu beliau mengajak kami berjumpa sama imam tersebut.
 

jalan-jalan korea selatan
Saya bersama Imam Masjid Islamic Center Seoul yang berasal dari Malang, Indonesia

Sang imam adalah seorang hafiz Al-Qur’an 30 juz, dan Masya Allah suaranya itu merdu banget ketika melantunkan ayat-ayat suci tersebut saat mengimami kami shalat maghrib berjamaah di masjid yang megah ini. “Nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan”?

Waktu terus berjalan, kami pun ngga akan melewatkan momen poto-poto kami disini, wkwk

jalan-jalan korea selatan

jalan-jalan korea selatan
Kakge dan linda, kakge tercyduk minum tolak angin euuuyyy 😀

jalan-jalan korea selatan

jalan-jalan korea selatan

jalan-jalan korea selatan
Kali ini gw yang tercyduk menjelaskan bagaimana membangun rumah * wkwk
Azan maghrib akan tiba dan kami pun bersiap-siap untuk shalat maghrib berjamaah. Hati saya bergetar ketika azan dikumandangkan di negeri ini. Saya yang sebelumnya hanya melihat Korea lewat layar kaca dan dramanya, hari ini saya akan bersujud ke sang maha pencipta di bawah langit-Nya, Korea.

Then

Malam, 4 April 2017

Selesai menunaikan ibadah shalat maghrib, kami bertiga beranjak dari masjid mencari makan malam. Selama kami berkeliling di area masjid, yang kebetulan di sekitaran masjid memang banyak terdapat restoran muslim dan kami pun melihat satu per satu daftar menu yang dipajang di depan restoran tersebut. Banyak daftar makanannya kok, termasuk masakan Korea yang halal. Banyak juga kebab yang biasanya dijajal seperti di Indonesia. Kalo kalian takut makan yang nggak halal, mungkin Itaewon merupakan tempat yang cocok untuk ditempati selama traveling di Seoul.
 

jalan-jalan korea selatan
Wajah pada berseri-seri cerah semua siap shalat, wkwk

Ada kejadian yang fenomenal di malam itu. Entah kenapa semua perjalanan kami selama disana itu berkah bangettt. Hmmm ceritanya saat kami sedang liat-liat restoran makanan, dari kejauhan ada seorang laki-laki Arab menghampiri kami sambil ia lari tergopoh-gopoh. Lalu ia menyarankan kami untuk mencoba “makanan halal” asli dari muslimah Korea. Awalnya kami hanya manyun tersipu malu (dalam hati sebenarnya takut kalo diculik, wkwk). Singkat cerita lalu ia membawa kami berjalan kaki sekitaran 300 meter arah menuju masjid. Dan benar ternyata, di sebelah kiri masjid ada gang kecil dan disitu terdapat sebuah restoran, dibilang restoran sih nggak karna tempatnya kecil hehe.
 

jalan-jalan korea selatan
Ini nih tempat satu-satunya kami makan masakan Korean Cuisine yang halal
Hajj Korea Halal Food

Assalamu’alaikum”, kami menyapa seorang ibu paruh baya di dalam restoran. Ibu menjawab, “Wa’alaikum salam, welcome” dengan logat Koreanya yang kental bangetnya kebangetan. Lalu kami dipersilahkan masuk oleh eomeonidengan keramahannya. Dengan memakai busana muslimah dan kerudung membuat kami merasa bahagia melihatnya saat itu. Seorang ibu Korea muslimah pertama yang saja jumpai!

Seperti tempat makan biasanya, si ibu menyodorkan daftar menu. Kami bertiga (mungkin saya aja) yang kikuk melihat masakan Korea yang semuanya kalo diliat keliatan delicious beeeuuhh. Akhirnya kami memilih 5 varian makanan yang masih saya ingat itu cuma bulgogi doang, wkwk

jalan-jalan korea selatan

jalan-jalan korea selatan

jalan-jalan korea selatan
Bulgogi plus jamur cuuyy, cuma ini yang gw ingat namanya -__-
jalan-jalan korea selatan

jalan-jalan korea selatan

jalan-jalan korea selatan

Penasaran sama eomeoni yang sudah seperti ibu bagi kami di malam itu?
 

jalan-jalan korea selatan
Gw yang poto
jalan-jalan korea selatan
Dipotoin sama oppa yang kebetulan lewat di gang ini
dan gw minta tolong ke dia buat motoin kami, wkwk

Tak terasa April itu sudah berlalu, musim semi yang dingin itu masih terasa hangat di hati saya sampai saat ini. Bunga sakura yang indah itu masih bermekaran di dalam hati saya, melukiskan berbagai cerita tentang Seoulbackpackers family.

Kurang komplit rasanya kalo di tulisan ini saya ngga menampilkan apa yang dilakuin kakak saya yang lagi sama bg yudi di kawasan lain 😀

Jooomm…


jalan-jalan korea selatan
Ka eva sama partner Koreanya, Hyun Woo Moon
jalan-jalan korea selatan

Semoga tulisan ini bermanfaat buat temen-temen yang berniat traveling dalam waktu deket ini. Apa yang sudah dilalui, ga akan pernah bisa terulang, kecuali kalo kamu punya pintu Doraemon yang bisa masuk ke alam waktu~




Teuku Muhammad Iqbal

Pin It on Pinterest

Share This