Beberapa waktu lalu saya memilih liburan ke Hong Kong untuk pertama kalinya. Selama 5 hari berada di kota ini saya mencoba untuk menggunakan transportasi umum kalo mau kemana-mana sambil berjalan kaki (backpackeran). Selain aksi heroik dari Jackie Chan dan sang legenda Bruce Lee, Hong Kong terkenal dengan bus  double-deckernya yang super modern loh. Maka jangan heran saat kamu pertama kali tiba disini akan melihat begitu banyak bus tingkat ini menghiasi jalanan kota.

Seperti kota besar lain di dunia, Hong Kong juga mempunyai kartu transportasi yang dapat memudahkan liburan kita tanpa perlu repot-repot mengeluarkan uang receh. Kartu transportasi yang saya maksud disini adalah kartu Octopus/Octopus card. Kartu ini sama halnya seperti Ez-link Singapura dan T-money Korea Selatan. Kamu cukup dengan tap atau meletakkan kartu tersebut di mesin tapping yang tersedia di semua pintu bus.

Kartu Octopus untuk transportasi umum Hong Kong

Untuk mendapatkan kartu ini cukup mudah. Untuk kamu yang baru saja tiba di Hong Kong International Airport (HKIA), kamu akan menemukan counter yang khusus menjual kartu Octopus ini setelah kamu keluar dari imigrasi bandara. Biasanya kartu Octopus ini bisa kita peroleh dengan membelinya seharga HKD 150 (termasuk deposit HKD 50 dan saldo kartu HKD 100) dan bisa di top-up sebanyak yang kamu inginkan.

Kartu Octopus tersedia dalam berbagai jenis, karna beberapa transportasi umum di Hong Kong memiliki tarif yang berbeda-beda tergantung usia penumpangnya. Biasanya tarif anak-anak dan usia lanjut setengah dari tarif untuk penumpang dewasa.

Kalo saldo kartu kamu masih banyak yang tersisa saat kamu mau pulang, jangan khawatir. Kamu boleh mengembalikan kartu ini di counter tourist service bandara dan deposit serta saldo yang tersisa di kartu kamu akan dikembalikan oleh petugas counter tersebut.

Tourist service di bandara internasional Hong Kong

Lanjut setelah mempunyai kartu Octopus ini saya langsung ke terminal bus bandara yang terletak tidak jauh dari counter tourist service airport express di atas.

Menuju terminal bus di bandara HKIA

Digital signage yang ada di terminal bus bandara

Untuk mengetahui nomer dan rute bus, kamu bisa melihat digital signage bus nomer berapa yang ingin kamu naiki untuk menuju ke kota. Seperti halnya saya yang tinggal di kawasan Tsim Sha Tsui, maka saya memilih bus nomer A21 dengan rute bandara – Kowloon City (melewati Prince Edward, Mong Kok, Tsim Sha Tsui dan Hung Hom station). Untuk Lebih lengkapnya kamu bisa mengunjungi website ini Hong Kong International Airport.

Sebenarnya transportasi umum di Hong Kong ini sudah lengkap dan super di banding negara lain. Hampir semua jenis moda transportasi ada di negara ini seperti MTR (Mass Transit Railway), citybus, trem, minibus dan lain sebagainya.

Di antara transportasi umum tersebut, saya lebih memilih untuk mencoba naik bus double decker. Kenapa? Karna ini merupakan kali pertama saya naik bus tingkat hehe. Penasaran karna transportasi umum di Hong Kong juga terpilih menjadi transportasi publik terbaik dunia tahun 2017 lalu.

Selain alasan yang saya sebutkan di atas, bus tingkat ini juga menawarkan pemandangan kota dan sekitarnya sepanjang perjalanan dari bandara menuju ke kota kalo kita duduk di dek atas.

Penampakan dek atas bus double decker

Desain kursinya sporty dan nyaman banget

Layar yang menampilkan cctv bagasi

Semua bus dengan rute tujuan bandara menyediakan bagasi koper di dek bawah yang bisa digunakan untuk meletakkan barang bawaan kita. Untuk kamu yang nantinya duduk di dek atas, ga usah khawatir dengan barang bawaannya, karena di dek atas tersedia layar monitor yang memantau barang di bagasi bawah melalui cctv.

Tangga menuju dek atas bus

Gimana pendapatnya guys? Super banget bus double deckernya Hong Kong bukan? Pasti. Jarang-jarang ada bus transportasi umum isi dalemnya kayak gini. Buat kamu yang ingin bertanya, silahkan komen di kolom komentar yang tersedia di bawah artikel ini yaa. Saya akan segera merespon komentar kamu.

Selamat berlibur.

Teuku Muhammad Iqbal

Pin It on Pinterest

Share This