Seoul berasal dari bahasa Korea yang artinya β€œibu kota” dan merupakan ibu kota Korea Selatan. Ada beberapa ibu kota di dunia misalkan Tokyo (ibu kota Jepang) yang secara harfiah artinya juga sama sebagai β€œibu kota” dari sebuah negara.

Seoul, bukan soul yaa, kalo soul nanti artinya jiwa hehe. Seoul bagi saya salah satu kota favorit. Kota dengan ikon Namsan Seoul Tower nya itu telah membawa saya di dua musim semi beberapa waktu yang lalu.

Jauh hari sebelum saya ke Korea, saya sempet nonton salah satu k-movie tahun 2016 yang berjudul Train to Busan. Pasti yang hobi nonton Korea tau film ini. Film yang menceritakan kesibukan seorang Ayah yang lupa akan hari ulang tahun sang anak dan menjanjikannya untuk jalan-jalan ke Busan… and then banyak tragedi yang menghiasi perjalanan film ini dari Seoul ke Busan.

Banyak yang mewek saat nonton film ini nggak??? Hayooo ngaku jangan booong πŸ˜€ saya termasuk yang mewek soalnya, wkwk

5 April 2017

Siang itu hujan mengguyur hampir seluruh kota Seoul seharian saat kami masih di Namsan Seoul Tower. Saat Sam (temen Korea kami) mengajak ke Lotte World sorenya pun hujan masih menemani kami yang sudah kedinginan syahdu saat itu. Kami ke Lotte World ga lain ga bukan cuma untuk temenin baginda Sam cari jaketnya dia. Beuuuh ya Allah, tau gini saya ga bakal ikut deh (Sam ngga bakal tau tentang ini karna saya nulis pake bahasa indo hihi).

Selesai keliling Lotte World kami pun langsung balik ke penginapan buat persiapan berangkat ke Busan malam harinya.

Seoulbackpackers Family

Makan siang sama oppa Sam di Namsan Seoul Tower

Gembok cinta di Namsan Seoul Tower

Sampai di penginapan kami langsung siap-siap buat ke Busan. Kesalahan saya saat itu adalah saya lupa memesan tiket kereta terlebih dahulu buat kesana. Akhirnya malam itu pun kami memutuskan untuk naik bus berangkat ke Busan. Jam sudah menunjukkan pukul 23.00 malam. Beberapa temen ragu untuk berangkat, tapi saya coba yakinkan mereka untuk tetap berangkat (walaupun dalam hati saya juga ikut ragu wkwk malah kebangetan entah busnya masih ada atau enggak) ane hanya mengandalkan feeling Β -,-

Subway di Korea itu batas beroperasinya sampai jam 23.30 malem. Ngga mikir panjang kami langsung menuju ke Hyehwa station untuk menuju ke Express Bus Terminal (walaupun malam itu kami sempet salah turun station T.T huhuhu) dan nanya ke polisi yang lagi patroli di jalan dengan suasana hujan deras ga bersahabat bangett, belum ada kata-kata yang bisa saya gambarkan gimana suasananya malam itu, hanya semangat doang yang tertinggal untuk tetep main ke Busan dan melihat bunga sakura.

Express bus terminal di Seoul – by flickr

6 April 2017

Tiba di Express Bus Terminal sekitaran pukul 12 malem, agak sepi sih memang. Yaa iyaaa udah tengah malem masih ada manusia cari tiket bus. Saya langsung mencari konter penjualan tiket. Ngga butuh lama deh, saya sama temen langsung nanya dan Alhamdulillah, masih ada satu bus yang akan berangkat malam ini menuju Busan dan itu bus terakhir.

Tiket bus ini 37.600 won atau setara 460 ribu rupiah, agak mahal memang tapi sebanding dengan kualitas busnya. Bus yang kami tumpangi ini adalah bus eksekutif dengan formasi bangku 2 – 1, tentu nyaman banget buat tiduran melepas lelah hari ini main hujan-hujanan sama baginda Sam -,-

Tiket bus eksekutif dari Seoul ke Busan

Oh iyaa, saat itu juga kami langsung beli tiket bus pulang untuk esoknya dari Busan ke Seoul, cari aman di negeri orang hehe. Harga tiket pulang relatif lebih murah seharga 23.000 won. Kenapa lebih muraaahh? Karna bus pulangnya bukan bus eksekutif, udah itu aja wkwk. Jadi total untuk tiket bus Seoul ke Busan pulang-pergi 60.600 won atau 760 ribu rupiah.

Pemandangan di salah satu sudut terminal Busan

Demi apa coba kami ke Busan? Hanya karna ingin melihat bunga sakura!

Busan Tower di Yongdusan Park, Busan

Setelah seharian main hujan-hujanan sama sakura, sorenya kami langsung balik ke terminal Busan. Jujur saya kurang puas main di Busan hari itu, mungkin karna hujan terus ngga ada reda-redanya. Liat aja tuh di poto semua, suram kayak ga ada masa depan huhu.

Makan dulu sebelum berangkat yaakk

Nah ini nih bus kami balik dari Busan ke Seoul, bagus sih tapi ga sebagus bus yang kami naiki dari Seoul ke Busan hehe

Pergi-pulang tetep duduk sama si nuna Eva

Suasana di dalam bus, walaupun bus biasa, tapi ok bangettt. Apalagi bus eksekutifnya daebakk !

Satu kata, capek. Badan terasa pegel semua saat kami tiba di Seoul malam harinya. Bagi saya, lelah ini terasa indah karna kebersamaan kami walau satu hari berada di Busan terus hujan-hujanan lagi.

Perjalanan Seoul ke Busan dengan bus kurang lebih 3 – 4 jam (kalo ngga macet). Kalo macet bisa sampe 5 jam seperti halnya kami balik ke Seoul dengan bus di atas. Sayangnya, poto-poto bus eksekutif saat kami ke Busan itu dihapus sama kak Eva karna memori kamera sudah penuh (pengen ditabok kak Eva nya, tapi sayang) hihihi.

Hujan, walaupun kamu membasahi saya dan lainnya, saya tetap bersyukur. Dengan kamu membasahi kami, makin terkenang akan kenangan saat kami bersama. Hujan, miss you.

Iqbal (dokterbackpacker.com)

Life is only once, make it meaningful.

Pin It on Pinterest

Share This