Akhir-akhir ini masyarakat kita sudah banyak yang beralih menggunakan e-paspor dari sebelumnya memakai paspor biasa. Bukan tanpa alasan mereka mulai melirik e-paspor tersebut. Mungkin diantara salah satu alasan yang paling utama adalah dengan e-paspor kita bisa berkunjung ke beberapa negara tanpa harus mengurus visa, seperti Jepang misalnya.

Pengertian Paspor dan e-Paspor Indonesia

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh aparatur negara/pemerintah yang di dalamnya berisi identitas pemegang untuk melakukan perjalanan antar negara.

Beda halnya dengan e-paspor, yang di dalamnya berisi identitas lebih lengkap dan terdapat chip e-paspor data biometrik si pemegang paspor, jadi susah untuk dipalsukan. Berikut ini adalah bentuk paspor biasa dan e-paspor Indonesia :

Perbedaan Paspor dan e-Paspor Indonesia

Tampilan perbedaan sampul depan paspor Republik Indonesia

Saya sendiri masih memakai paspor biasa sejak awal tahun 2015 lalu. Bagi saya pribadi tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan antara paspor biasa dan e-paspor selaku kita warga negara Indonesia.

Perbedaan Paspor dan e-Paspor Indonesia

Ini dia kelebihan dan kekurangan paspor biasa dan e-paspor Indonesia saya rangkum dari berbagai sumber

Perbedaan Paspor dan e-Paspor Indonesia

Terus kenapa saya masih memakai paspor biasa? Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, bagi saya tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan antara paspor biasa dan e-paspor. Karna juga visa kita masih terlalu lemah dibanding dengan negara tetangga kita Malaysia dan Singapura yang masuk 10 besar paspor terkuat di dunia. Tapi ada kecualinya nih, hehe saya akan meng upgrade paspor saya nanti setelah masa berlaku habis di tahun 2020 menjadi e-paspor. Kan kasihan paspornya kita ganti karna sudah banyak cap imigrasi setiap negara yang telah saya kunjungi wkwk

Baca Juga : Hobi Traveling? Yuk Nikmati 9 Negara di Asia tanpa Perlu Visa

Menurut saya, tidak ada masalah baik paspor biasa dan e-paspor untuk lebih mudah masuk atau mendapatkan visa kunjungan ke negara tertentu, asalkan semua dokumen visa yang diajukan lengkap dan kita tidak pernah memiliki catatan buruk selama perjalanan (track record) sebelumnya.

Jadi kembali lagi ke kitanya masing-masing mau milih yang mana, kalo saran dari saya sih mending ganti paspor biasa ke e-paspor terus walaupun sedikit lebih mahal tapi banyak benefit yang kita peroleh. Oiya untuk masa berlaku e-paspor mencapai 5 tahun dari awal pembuatan.

Semoga dengan artikel ini dapat membantu temen-temen dalam menentukan jodoh  pilihannya yaa. Semoga bermanfaat 🙂

 

Teuku Muhammad Iqbal

Pin It on Pinterest

Share This