Proud to Garuda Indonesia

Awalnya saya ragu untuk menulis thread ini. Tapi setelah saya pikir, akhirnya saya memutuskan untuk menulisnya hehehe. Saya tinggi akan rasa nasionalisme. Sebagai warga negara yang baik, alangkah baiknya juga saya ingin ”membagi” cerita tentang yang mungkin kamu pada sudah tau semua. Pastinya kamu tidak asing lagi dengan maskapai Garuda Indonesia. Ya pesawat Garuda Indonesia ber ”plat” merah milik BUMN ini merupakan salah satu maskapai penerbangan yang memperoleh penghargaan “berbintang 5” dari Skytrax dan menjadi anggota dari 7 maskapai dunia yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Garuda Indonesia didirikan pada tanggal 26 Januari 1949 dan mulai beroperasi 28 Desember 1949. Sepak terjang maskapai ini tidaklah mudah untuk meraih kesuksesanya seperti saat ini. Pada tahun 2007, maskapai ini bersama dengan maskapai Indonesia lainnya (termasuk anak perusahaan Garuda Indonesia, Citilink) dilarang terbang ke Eropa karena kejadian yang menimpa pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan 200. Setahun kemudian, maskapai ini menerima sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA) dari IATA yang menunjukkan Garuda Indonesia telah memenuhi standar keselamatan penerbangan Internasional. Perbaikan layanan dan peningkatan kualitas pelayanan hingga akhirnya membuat Garuda Indonesia menjadi pemenang kategori “World’s Most Improved Airline” dari Skytrax. Nah Skytrax ini merupakan perusahaan konsultan Britania Raya yang melakukan riset mengenai maskapai penerbangan. Perusahaan ini melakukan survei untuk menentukan maskapai, bandar udara, hiburan dalam pesawat, staff, dan elemen perjalanan udara terbaik lainnya, Luar biasa bukan? Dan masih banyak penghargaan yang didapatkan oleh maskapai ini.

Hingga saat ini jumlah armada Garuda Indonesia yang aktif beroperasi berjumlah 146 pesawat dan 130 pesawat dalam tahapan pesanan (pasti).  Armada Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330-200, Airbus A330-300 dan Boeing 777-300ER untuk menerbangi rute Amsterdam, Asia Timur (China, Korea Selatan dan Jepang) dan Australia (Perth, Melbourne dan Sydney). kemudian, ATR 72-600, Boeing 737-800 dan Bombardier CRJ1000 NextGen digunakan untuk menerbangi rute domestik dan regional.

Berikut armada maskapai Garuda Indonesia:

1. Airbus A330-200


2. Airbus A330-300



3. Boeing 747-400

4. Boeing 777-300ER

  
5. Boeing 737-800



6. ATR 72-600

 

7. CRJ 1000 NextGen

Terlebih nih, saat ini Garuda Indonesia mempunyai hanggar yang merupakan hanggar pesawat terbesar di dunia yang mengalahkan hanggar milik Turkish Airlines di Istanbul. Wuih kan mantap b^^. Dikatakan terbesar di dunia dikarenakan hanggar milik Garuda ini dapat menampung hingga 16 pesawat berbadan kecil (narrow body) seperti jenis Boeing 737-800 dan Airbus A320.




Sebenarnya saya pribadi heran, kenapa sampai sekarang Garuda Indonesia belum memiliki pesawat jenis Airbus 380 yang super jumbo itu, padahal Garuda Indonesia merupakan maskapai terbaik nomor 8 di dunia yang diselenggarakan oleh Skytrax di Paris pada tahun 2015 yang lalu. Ternyata, negara Indonesia merupakan negara kepulauan. Wajar saja Garuda tidak berniat membeli pesawat jenis Airbus A380 dikarenakan negara kepualauan dan pesawat Airbus A380 dengan menggunakan 4 mesin turboprop yang boros bahan bakar dibandingkan dengan pesawat yang memiliki 2 mesin turboprop seperti Boeing 777-300ER dan Boeing 787 Dreamliner (yang masih dalam proses pemesanan) yang digunakan untuk melayani rute Internasional.


Penampakan Airbus A380


Yah walaupun negara kita Indonesia masih termasuk negara berkembang, bukan tidak mungkin 10 atau 20 tahun yang akan datang Indonesia akan menjadi salah satu negara yang kuat dalam segala aspek J. Intinya, saya bangga menjadi warga negara Indonesia dan khususnya perasaan bangga saya terhadap maskapai Garuda Indonesia. ^_^

Teuku Muhammad Iqbal

Pin It on Pinterest

Share This